Arry
I Gde Arry Waisnawa, S.Pd., Gr.
Putra pertama dari
Bapak I Nyoman Nawa & Ibu Made Kariani
Ratna
Ni Made Ratna Sari, M.Pd.
Putri Kedua dari
Bapak Made Pakis & Ibu Ida Ayu Putu Sukerti
2013
Tuhan pertama kali mempertemukan kami di sebuah sudut kampus dalam naungan kegiatan praktik kuliah agama. Langkah kami bersisian tanpa rencana. Berada di gedung yang sama “Gedung G” tempat sapaan sederhana antara junior dan senior menjadi awal dari kisah yang perlahan tumbuh dan bersemi.
2014
Komunikasi kami berlanjut melalui pesan-pesan sederhana. Percakapan ringan tentang hari yang biasa, tentang tugas kuliah, tentang hal-hal kecil yang tanpa disadari menjadi istimewa.
2015
Kami berjalan dalam kedekatan yang tenang, saling mengenal, saling menjaga, dan tak ada yang tergesa. Hanya pertemuan-pertemuan kecil, tatap yang singkat, dan senyum yang saling dibalas.
2016
Namun cinta, seperti waktu, memiliki ritmenya sendiri dan kami memilih melangkah ke arah yang berbeda. Kehidupan membawa kami pada perjalanan masing-masing. Kami tumbuh, belajar, dan menjalani cerita yang tak lagi sama. Hanya jejak samar di media sosial yang sesekali mengingatkan bahwa pernah ada rasa yang tak sempat diberi nama.
2023
Takdir Tuhan kembali mempertemukan dua hati yang pernah saling mengenal. Kali ini dengan keyakinan yang lebih utuh dan tujuan yang lebih jelas.
2024
Kami mempererat hubungan dan membuat sebuah komitmen. Kami memahami bahwa kisah ini bukan tentang kembali, melainkan tentang melanjutkan dengan tujuan yang sama.
2025
Menjadi babak yang lebih hangat dalam perjalanan kami. Bukan lagi sekadar tentang dua hati, melainkan tentang dua keluarga yang saling membuka pintu dan menyambut dengan doa. Kami saling memperkenalkan satu sama lain kepada kedua orang tua kami. Dalam senyum dan restu yang tulus, kami merasakan bahwa cinta ini semakin diteguhkan.
2026
Tuhan menyatukan kami dalam satu ikatan suci. Kami percaya, jodoh adalah perjalanan dua jiwa yang dipersatukan untuk mencapai tujuan bersama, saling menjaga, saling menguatkan, dan tumbuh bersama dalam kasih yang diberkati Tuhan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menganugerahkan kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteran untuk pernikahan kami.
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: