WEDDING INVITATION

Chintia & Adys

Kepada Yth,

Nama Tamu

The Wedding of

Chintia

and

Adys

07 . 12 . 25

Chintia Adys (5)

We Found Love

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu  pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”

(Qs. Ar. Rum : 21)

We Are
Getting Married!

Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:

Chintia

Chintia Martceli Putri, S.Tr.IP., M.Si

Putri dari
Bapak Desti Rulianto
& Ibu Yosita Rozaleni

&

Adys

Adys Pramana Putra, S.Tr.Tra

Putra dari
Bapak Iskandar (Alm) & Ibu Darmalena

Save The Date

  • 00Hari
  • 00Jam
  • 00Menit
  • 00Detik

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri acara pernikahan kami:

Akad Nikah

minggu

07 Desember 2025

Pukul 08.00 WIB

Gedung Balai Krakatau

Jl. Imam Bonjol No. 100 ABC, Langkapura, Bandar Lampung

Acara Resepsi

minggu

07 Desember 2025

Pukul 10.00 WIB

Gedung Balai Krakatau

Jl. Imam Bonjol No. 100 ABC, Langkapura, Bandar Lampung

Live Streaming

Temui kami secara virtual untuk menyaksikan acara pernikahan kami melalui tautan di bawah ini:

Love Story

We fell in love and I knew that we belonged together for a lifetime. I wish I had found you sooner, so I could love you longer. We may each have our imperfection, but we are perfect for each other. You make me believe our next chapter in our life will be even better than the last. I wish you could feel when I look at you and then maybe you would know why I could never want anymore else. You are such a grace for me. You are my best friend, my confident. You are my soulmate and all of me sincerely loves all of you no matter what.

Kisah Adys & Chintia — Tentang Takdir yang Perlahan Mempertemukan

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa, “Jika memang sudah ditakdirkan, semesta akan selalu menemukan caranya untuk mempertemukan dua hati, bahkan di waktu dan tempat yang tak terduga.” Begitulah kira-kira yang terjadi pada Adys dan Chintia.

Awal Pertemuan di Kota Metro

Tahun itu, keduanya mendapat penempatan tugas di Metro, sebuah kota kecil yang tenang, di mana kehidupan berjalan sederhana tapi hangat. Tak ada yang istimewa di hari-hari pertama—hanya rutinitas kerja dan penyesuaian di tempat baru. Tapi tanpa disadari, Metro sedang menyiapkan kisahnya sendiri.

Yang unik, sebenarnya mereka bukan orang asing. Adys dan Chintia sama-sama berasal dari Bandar Lampung, dan ternyata mereka sudah “saling tahu” bahkan sebelum benar-benar saling mengenal. Teman SD Adys ada yang merupakan teman SMP-nya Chintia. Begitu juga sebaliknya, beberapa teman SMP Adys ternyata teman SMA Chintia. Lingkar pertemanan mereka saling bersinggungan—seolah semesta sudah lama berusaha mempertemukan mereka, hanya saja waktu belum memperbolehkan.

Sampai akhirnya, di Metro itulah semuanya dimulai. Sebuah hal kecil—balasan Instagram Story dari Adys kepada Chintia—menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar. Obrolan ringan yang awalnya hanya berupa sapaan, ternyata membuat mereka semakin sering berinteraksi. Dari DM ke WhatsApp, dari pesan singkat menjadi percakapan panjang.

Pertemuan Pertama

Suatu hari, Adys akhirnya mengajak Chintia bertemu. Pertemuan pertama itu sederhana, tanpa skenario berlebihan—makan bersama di Kauman. Tak ada lilin, tak ada bunga, hanya dua orang yang saling berbagi cerita di meja makan kecil di sudut kota. Tapi di sanalah semuanya terasa benar. Percakapan mengalir begitu alami, seolah dua sahabat lama yang akhirnya dipertemukan kembali setelah sekian lama berpisah.

Sejak saat itu, hubungan mereka semakin dekat. Setiap akhir pekan, Adys selalu menawarkan untuk pulang ke Bandar Lampung bersama. Di perjalanan itulah, banyak cerita tumbuh: tentang mimpi, masa kecil, rencana masa depan, hingga hal-hal kecil. Bagi orang lain, mungkin hanya perjalanan biasa. Tapi bagi mereka berdua, setiap kilometer adalah kenangan.

Tanggal Berkomitmen – 2 September 2023

Hari itu menjadi salah satu momen yang tak akan pernah mereka lupakan. 2 September 2023, Adys memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya. Tak ada hiasan atau perayaan, hanya kata-kata yang sederhana, tapi keluar dari hati yang sungguh-sungguh.

Adys menatap Chintia dengan sedikit gugup, tapi matanya penuh keyakinan, dia menyatakan keinginan nya untuk bersama dan menjalani hubungan yang serius bukan hanya sekedar berpacaran. Chintia terdiam sejenak. Ia tahu, di hadapannya berdiri seseorang yang tulus—seseorang yang ingin berjalan bersamanya, bukan hanya untuk sementara waktu, tapi untuk selamanya. Dan hari itu, Chintia menerima perasaan itu. Mereka berdua berkomitmen untuk menjaga hubungan ini dengan serius, untuk saling belajar, saling memahami, dan saling bertumbuh bersama.

Perjalanan Menuju Lamaran

Hari-hari setelah itu terasa semakin hangat. Mereka mulai melibatkan keluarga, menceritakan niat baik mereka kepada orang tua masing-masing. Tidak mudah—ada rasa gugup, ada perasaan haru, tapi juga ada kebahagiaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Dari setiap percakapan dengan orang tua, dari setiap doa yang dipanjatkan di malam hari, satu hal terasa pasti: bahwa cinta ini bukan sekadar perasaan, melainkan niat untuk membangun kehidupan bersama.

Setelah melalui banyak pembicaraan dan persiapan, akhirnya kedua keluarga sepakat menentukan tanggal lamaran. Dan hari yang ditunggu pun tiba.

Lamaran – 4 Mei 2025

Tanggal 4 Mei 2025, rumah Chintia terasa berbeda. Suasananya hangat, penuh tawa dan doa. Di ruang tamu yang dihiasi bunga dan senyum keluarga, Adys datang bersama keluarganya dengan niat baik dan hati yang bergetar haru. Saat itu, Adys melamar Chintia—wanita yang selama ini menjadi tempat pulangnya doa-doanya.

Ketika cincin disematkan di jari manis Chintia, air mata bahagia tak bisa ditahan. Ada rasa syukur yang dalam—karena dua orang yang awalnya dipertemukan oleh kebetulan, kini dipersatukan oleh cinta dan restu keluarga.

Setelah lamaran, mereka melanjutkan momen bahagia dengan sesi prewedding di tempat yang punya makna dalam perjalanan hidup mereka—IPDN dan STTD. Perjalanan ke Bekasi dan Jatinangor bukan hanya untuk berfoto, tapi juga untuk mengenang perjuangan dan masa muda mereka. Di setiap lokasi, ada tawa, ada canda, ada kenangan yang akan selalu mereka bawa seumur hidup.

Menunggu Hari Bahagia – 7 Desember 2025

Kedua keluarga besar kemudian duduk bersama dan memutuskan tanggal yang indah: 7 Desember 2025, bertempat di Gedung Balai Krakatau Tanggal yang kini mereka sebut sebagai hari penyatuan dua hati dan dua keluarga.

Hari itu akan menjadi saksi dari semua perjalanan mereka—dari sebuah balasan Instagram Story, hingga akhirnya ke pelaminan. Dari percakapan yang sederhana, hingga janji sehidup semati di hadapan keluarga dan Tuhan.

Adys dan Chintia belajar bahwa cinta sejati bukan tentang pertemuan yang cepat, tapi tentang kesabaran untuk menunggu waktu yang tepat. Bukan tentang siapa yang paling sempurna, tapi siapa yang mau bertahan, berjuang, dan tumbuh bersama dalam setiap keadaan.

Kini, setiap kali mereka menatap kembali ke masa lalu, keduanya tersenyum dalam hati: "Ternyata semesta tidak pernah salah waktu. Ia hanya menunggu kita siap untuk saling menemukan dengan cara yang paling indah."

Dan begitulah, kisah Adys dan Chintia bukan sekadar cerita cinta. Ia adalah kisah tentang takdir, tentang perjalanan dua jiwa yang akhirnya pulang ke rumah yang sama—satu sama lain

Love Gift

Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.

Bank BCA
No. Rekening 0202352926
a.n Chintia Martceli Putri

Bank Lampung
No. Rekening 4050301055107
a.n Adys Pramana Putra

Copy Nomor Rekening

Kirim Kado:

Chintia dan Adys
Jalan Mahoni Ill, Gang Bonsai, Kel. Way Halim Permai, Kec. Way Halim, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung 35123 (Note : Gg. Buntu Pagar Hitam)

Copy Alamat

Terima Kasih

Wishes

Ucapan Selamat & Do'a

Suatu kebahagiaan & kehormatan bagi kami,
apabila Bapak/Ibu/Saudara/i, berkenan hadir
dan memberikan do'a restu kepada kami

Kami Yang Berbahagia,

Chintia & Adys

The Wedding of

Chintia & Adys

Minggu, 07 Desember 2025