Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh <br>
In the name of Allah SWT., The most beneficent and the most merciful It is the moment to celebrate our love that unites us By the God grace and blessing, We, as parents, request the honor of your presence, At wedding of our son and daughter:
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
<br><br>
(Q.S Ar-ruum : 21)
"And of His signs is that He created for you from yourselves mates that you may find tranquility in them; and He placed between you affection and mercy. Indeed, in that are signs for a people who give thought."
<br><br>
- AR-RUM : 21 -
Semoga Allah menghimpun yang terserak dari kalian berdua, memberkahi kalian berdua dan kiranya Allah meningkatkankualitas keturunannya, menjadikan pembuka rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat.”
<br><br>
Doa Rasulullah kepada Ali bin Abi Thalib ketika menikah dengan Fatimah Az-Zahra
"May Allah gather together what is scattered between the two of you, bless both of you, and may Allah enhance the quality of your descendants, make you the opener of blessings, the source of knowledge and wisdom, and the provider of security for the people."
<br>
<br>
The prayer of the Prophet Muhammad to Ali ibn Abi Talib upon his marriage to Fatimah Az-Zahra.
Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Indah saat Dia mempertemukan, indah saat Dia menumbuhkan kasih dan indah saat Dia mempersatukan kami dalam suatu ikatan pernikahan kudus.
God makes everything beautiful in His time. Beautiful when He brings us together, beautiful when He nurtures love, and beautiful when He unites us in holy matrimony.
- Matius 19:6 - <br><br>
"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
TUHAN Allah berfirman: ”Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”
<br><br>
Kejadian 2:18
“Kebahagiaan duniawi terbesar yang dapat dialami manusia adalah perpaduan dari pernikahan yang mengikat dua hati yang saling mencintai menjadi satu.”
<br><br>
(Sutta Pitaka – Digha Nikaya)
"The greatest worldly happiness that can be experienced by humans is the union of marriage that binds two loving hearts as one."
<br><br>
(Sutta Pitaka - Digha Nikaya)
“Mereka akan menjadi suami istri yang berlimpah berkah keberuntungan Apabila keduanya memiliki : Keyakinan, kedermawanan, ketrampilan, Ucapan saling mencintai satu sama lain dan hidup sesuai dengan Dhamma.”
<br><br>
(Angutara Nikaya Bab VI.3; Sutta ke 53 )
"They will be a fortunate and blessed husband and wife When both possess: Faith, generosity, skills, Express love for each other, and live in accordance with the Dhamma."
<br><br>
(Anguttara Nikaya Chapter VI.3; Sutta 53)
"Ketika orang bijaksana menikah, dia akan berusaha untuk memahami dan menghormati pasangannya; ketika memiliki anak, dia akan berusaha untuk mengajarkan nilai-nilai moral yang baik."
<br><br>
- The Doctrine of the Mean, Bab 20
“When a wise person marries, he will try to understand and respect his partner; when he has children, he will try to teach them good moral values.”
<br><br>
- The Doctrine of Meaning, Chapter 20
Om Swastiastu <br><br>
Atas Asung Kertha Wara Nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dengan penuh kebahagiaan, kami bermaksud menyelenggarakan Pawiwahan Putra - Putri kami :
Om Swastiastu <br><br>
In the presence of the divine blessings of Ida Sang Hyang Widhi Wasa, with great joy, we intend to celebrate the wedding of our sons and daughters :
Wahai pasangan suami-isteri, semoga kalian tetap bersatu dan tidak pernah terpisahkan. Semoga kalian mencapai hidup penuh kebahagiaan, tinggal di rumah yang penuh kegembiraan bersama seluruh keturunanmu.
<br><br>
Rgveda : X.85.42
Wahai pasangan suami-isteri, kembangkanlah cinta kasih di dalam dirimu, tekun dan tetaplah berkarma dalam menggapai kebahagiaan. Karena hanya orang yang bersungguh-sungguhlah mendapatkan keberhasilan dalam berkeluarga.
<br><br>
Atharvaveda : VI.122.3