Adam
Adam Djusril Mahendra, S.H
Putra dari
Bapak H. Abdul Rahim dan Ibu Hj. Rosdiana
Perjalanan kami mungkin tidak seperti kebanyakan kisah cinta pada umumnya, tidak melewati masa pacaran, tidak melalui rangkaian hari hari yang penuh janji manis, ataupun momen-momen romantis yang sering di ceritakan banyak orang. Perjalanan kami justru dimulai dari perkenalan yang sederhana, proses yang baik, dan niat yang sama untuk saling menjaga dalam batas-batas yang di ridhai.
Kami memilih untuk tidak menggenggam sebelum waktunya, kami memilih untuk saling mengenal dalam ruang yang dijaga, ditemani doa orangtua, dilandasi keyakinan bahwa ketika niatnya baik, maka langkahnya akan dimudahkan. Hingga akhirnya, melalu istikharah dan restu kedua keluarga, kami menemukan bahwa hati kami dipertemukan bukan untuk sekedar saling menyukai, tetapi untuk menyempurnakan satu sama lain dalam ikatan pernikahan.
Dari perkenalan singkat kami belajar bahwa cinta tidak harus diungkapkan dengan kata-kata manis, tetapi tumbuh dari komitmen untuk saling mendampingi sepanjang usia. Cinta bisa hadir setelah akad, tumbuh perlahan dalam kesabaran dan menguat setiap kali memilih satu sama lain di jalan yang Allah ridhoi.
Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.