Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.
(Ar-Rum : 21)
Pindo
Farhan Ideal S.E
Putra dari Bapak Drs. Ideal Alimuddin M.HI & Ibu Maiwarni
Siang dan malam berganti begitu cepat, di antara saat-saat mendebarkan yang belum pernah kami rasakan sebelumnya. Kami nantikan kehadiran para keluarga dan sahabat, untuk menjadi saksi ikrar janji suci kami di hari yang bahagia.
Tak pernah ada tanggal jadian.
Tak pernah ada kata pacaran.
Tapi semesta seperti diam-diam merangkai takdir untuk menyatukan dua hati yang belum saling mengenal.
Pertemuan pertama kami terjadi pada September 2024, di sebuah Resort di Sumatera Barat. Kami dipertemukan secara tak terduga lewat seorang mitra kerja, lalu bertukar nomor telepon dan mulai menjalin komunikasi sederhana melalui WhatsApp.
Bertemu Kembali November 2024
Tanpa banyak rencana, November 2024 menjadi pertemuan kami yang kedua. Di sana, Pindo menyampaikan niat seriusnya kepada Lala. Bukan rayuan, bukan janji-janji manis hanya kesungguhan dan ketulusan untuk melangkah ke arah yang lebih baik.
Januari 2025, Pindo datang ke rumah Lala. Dengan hati-hati dan penuh hormat, ia bersilaturrahmi dan menyampaikan niat baiknya kepada orang tua. Sejak saat itu, langkah kami terasa semakin nyata. Perlahan tapi pasti, kami mulai merancang masa depan bersama.
Tunangan 8 Mei 2025
Pada 8 Mei 2025, kami melangsungkan acara tunangan atau timbang tando di kediaman keluarga Pindo. Hari itu, dua keluarga besar bersatu, menyepakati hari bahagia kami, dan menguatkan ikatan kami dalam suasana yang hangat dan penuh restu.
Dan kini, setelah melewati berbagai fase kehidupan suka, duka, tawa, air mata, dan pertumbuhan bersama kami sampai di titik ini.
Menikah 18 Juli 2025
Kami percaya, bukan karena bertemu lalu berjodoh, tetapi karena berjodohlah, kami akhirnya dipertemukan.
Atas izin Allah, restu orang tua, dan doa dari keluarga serta sahabat-sahabat tercinta, kami akan mengikat janji suci dalam pernikahan. Bukan akhir dari cerita, melainkan awal dari perjalanan baru sebagai dua jiwa yang dipersatukan dalam satu tujuan.
Kado Pernikahan
Do'a restu keluarga, sahabat, serta rekan-rekan semua di pernikahan kami sudah sangat cukup sebagai hadiah, tetapi jika memberi merupakan tanda kasih, kami dengan senang hati menerimanya dan tentunya semakin melengkapi kebahagiaan kami.